Ukuran di bagi menjadi dua kelompok yaitu ?
b.dahulu orang sering menggunakan anggota tubuh sebagai satuan pengukuran misalnya seperti:
-jari
-hasta
-kaki
-jengkal
-depa
-langkah
Macam Macam Alat Ukur dan Fungsinya Beserta Gambarnya
Macam Macam Alat Ukur – Segala sesuatu di dunia ini menjadi lebih jika dilihat dengan struktur ukuran tertentu. Hal seperti suhu saat memasak, ukuran panjang saat membuat baju dan hal kompleks seperti menghitung daya luncur mesin roket tidak akan mungkin dilakukan secara pas jika tanpa ukuran.
1. Mikrometer Sekrup

Alat ini digunakan untuk mengukur ketebalan sebuah benda ataupun diameter sesuatu. Skala yang digunakan dalam alat ukur ini adalah 0,01 mm. Alat ini merupakan benda yang penting jika Anda berurusan dengan benda berukuran kecil.
Misalnya saja Anda membutuhkan diameter kabel sekitar 0,75 mm untuk memastikan kabel tersebut masuk rapi ke dalam perangkat elektronik. Hal ini tentu susah diukur jika hanya menggunakan penggaris biasa.
Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu menjepit benda yang akan diukur di rahang alat ini. Untuk memastikan ukuran tepat, Anda perlu mengunci rapat benda dengan memutar sekrup skalanya.
Dari perputaran tersebut, Anda akan melihat skala sudah tertera di batang pengukur untuk nilai milimeter dan nilai desimal di sekrup pemutarnya.
2. Penggaris atau Mistar

Alat pengukur panjang ini tentu sudah sering Anda gunakan sehari – hari. Alat ini berupa batang panjang dengan nilai ukuran tertera di sepanjang badannya. Tingkat ketelitian alat ukur ini kurang lebih hanya 0,5 mm, jadi bisa dibilang tidak terlalu tepat untuk mengukur benda kecil.
Tapi untuk mengukur benda sehari – hari ataupun membuat sketsa gambar, ukuran centimeter yang ada sudah cukup efektif.
Untuk menggunakan alat ini, cukup tentukan titik awal ukuran pada nilai 0 pada mistar. Runtut panjang tersebut dengan melihat angka di mana benda tersebut berakhir. Nilai panjang benda itu akan terlihat dari angka yang tertera di mistar pada titik akhir itu.
3. Jangka Sorong

Sama halnya dengan mistar dan mikrometer sekrup, jangka sorong bisa digunakan untuk menghitung panjang, ketebalan dan diameter sebuah benda. Bedanya, tingkat ketelitian alat ini adalah 0,1 mm. Jadi lebih tepat daripada mistar tapi tidak seakurat mikrometer sekrup.
Cara menggunakan alat ini cukup mudah. Cukup dengan mengapit benda yang ingin di ukur di antara rahang alat ini. Pastikan rahang memegang kencang benda akar ukuran akurat. Ukuran akan tertera di mana rahang tersebut berada saat memegang benda yang diukur.
4. Voltmeter


Alat yang ini masih berurusan dengan listrik, tapi lebih digunakan untuk mengetahui besaran hambatan listrik suatu benda. Alat ini penting untuk mencari nilai konduktivitas sebuah benda. Untuk penggunaannya, sama seperti Voltmeter dan Amperemeter.
Anda cukup menghubungkannya pada benda yang dialiri listrik dan ukuran akan terlihat dari jarum ataupun angka digital.
7. Thermometer

Alat pengukur ini digunakan untuk mengetahui nilai suhu. Tergantung sensitivitas alatnya, Thermometer bisa digunakan untuk keperluan yang berbeda. Misalnya untuk mengukur suhu udara di ruangan, mengukur suhu badan dan benda. Untuk proses mengukur suhu benda, ada Termometer yang digunakan untuk mengukur suhu ekstrim seperti panas bumi.
Alat ini berbeda cara penggunaannya tergantung jenisnya. Untuk Termometer udara dan ruangan, ukuran otomatis terlihat hanya dengan meninggalkan alat ini dalam ruangan. Untuk yang digunakan di tubuh dan benda, biasanya alat ini harus ditempelkan selama beberapa saat.
8. Barometer

Alat ukur yang berikutnya adalah Barometer. Alat ini digunakan untuk menghitung tekanan udara. Untuk ukuran yang biasa tertera dalam alat ini adalah MB. Alat ini lebih sering digunakan untuk keperluan meteorologi.
Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu meninggalkan alat ini di area yang akan Anda ukur. Setelah beberapa lama, alat ini akan menunjukan tekanan udara yang ada di area tersebut.
9. Stopwatch

Stopwatchi digunakan untuk mengukur waktu. Biasanya lebih digunakan untuk mengukur waktu tempuh sesuatu. Misalnya pada lomba lari 100 meter, balapan rally dan waktu tempuh renang seseorang.
Untuk menggunakannya, Anda cukup menekan tombol start yang ada di alat. Untuk yang stopwatch analog, tombol tersebut adalah tuas yang menonjol miring di atas. Jika sudah ditekan, waktu akan berjalan, untuk menghentikannya tekan tombol stop atau dengan menekan ulang tombol start. Waktu tempuh akan tertera dalam bentuk jarum analog ataupun angka digital.
10. Hygrometer

Alat ini digunakan untuk mengukur kelembaban ruang tertutup. Ukuran ini penting untuk proses penyimpanan barang khusus. Contoh saja pada alat elektronik dan bahan makanan. Jika udara terlalu basah alat elektronik bisa saja mengalami gangguan sedangkan makanan jadi mudah membusuk.
Untuk menggunakannya, Anda cukup menaruh alat ini di ruangan tertutup yang akan diukur. Setelah beberapa saat, Hygrometer akan menunjukan ukuran kelembapannya.
11. Densitometer

Densitometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur kerapatan pada zat cair. Untuk menggunakannya, Anda cukup memasukan alat ini ke dalam cairan yang akan diukur. Biasanya untuk hal ini Anda membutuhkan cairan sampel yang cukup banyak.
12. Timbangan

Alat ini bisa berbentuk bermacam – macam, tapi tujuannya adalah untuk menghitung berat suatu benda. Bentuk timbangan tradisional bisa terlihat menggunakan pemberat, tapi untuk keperluan yang lebih detail, Anda bisa menggunakan timbangan digita.
Penggunaan alat ini berbeda tergantung jenisnya. Jika timbangan tradisional, Anda membandingkan berat barang dengan pemberat yang digunakan. Jika posisi timbanga seimbang, berarti berat benda sama dengan satuan pemberat yang digunakan. Jika alat digital, Anda hanya perlu menaruh benda di atas timbangan lalu ukurannya akan langsung muncul.
Secara umum, besaran fisis adalah sesuatu yang dapat dinyatakan keberadaannya dengan suatu angka atau nilai, Pengukuran adalah proses mengukur suatu besaran, yaitu membandingkan nilai besaran yang sedang kita ukur dengan besaran lain sejenis yang dipakai sebagai acuan.Secara umum, besaran fisis adalah sesuatu yang dapat dinyatakan keberadaannya dengan suatu angka atau nilai, Pengukuran adalah proses mengukur suatu besaran, yaitu membandingkan nilai besaran yang sedang kita ukur dengan besaran lain sejenis yang dipakai sebagai acuan.
Turunan dapat disebut juga sebagai diferensial dan proses dalam menentukan turunan suatu fungsi disebut sebagai diferensiasi. turunan tersebut didefinisikan sebagai limit dari perubahan rata-rata dari nilai fungsi terhadap variabel x
Jumlah panjang yang memiliki satuan SI dalam bentuk Sentimeter.
Satuan pokok SI atau satuan dasar SI adalah beberapa satuan pengukuran baku yang didefinisikan dalam Sistem Satuan Internasional (SI) untuk ketujuh besaran pokok yang termasuk dalam sistem yang saat ini dikenal sebagai Sistem Besaran Internasional. Satuan-satuan tersebut menjadi dasar penurunan (derivasi) untuk satuan-satuan lainnya yang termasuk dalam satuan turunan SI. Satuan-satuan pokok SI tersebut di antaranya adalah detik sebagai satuan untuk waktu, meter untuk panjang, kilogram untuk massa, ampere untuk arus listrik, kelvin untuk suhu, mol untuk jumlah zat, dan kandela untuk intensitas cahaya. Satuan pokok SI menjadi bagian yang fundamental dari ilmu metrologi, dan dengan demikian menjadi fondasi bagi ilmu pengetahuan dan teknologi modern.
Nama dan simbol untuk satuan pokok SI ditulis dengan huruf kecil, kecuali untuk simbol dari satuan-satuan yang berasal dari nama orang ditulis dengan huruf kapital. Contohnya, meter memiliki simbol m, tetapi kelvin memiliki simbol K karena satuan ini dinamai berdasarkan tokoh Lord Kelvin, dan ampere dengan simbol A dinamai berdasarkan André-Marie Ampère.
Sejumlah satuan lainnya, seperti liter, satuan astronomi, dan elektronvolt, secara resmi bukanlah bagian dari SI, tetapi diterima penggunaannya di dalam SI.
Besaran merupakan suatu pengukuran dalam fisika dan satuan adalah unit yang terukurnya .
I.Besaran : Sesuatu yang dapat diukur, memiliki nilai dan satuan
Pembagian Besaran
1.Berdasar Satuan
a.Besaran Pokok : Besaran yang satuan sudah terdefinisikan dan berdiri sendiri
Contoh :
( J I Wa Ku S M P )
Jumlah zat ( mol ), Intensitas cahaya ( Cd ), Waktu ( s ), Kuat arus ( A ), Suhu ( K ), Massa ( Kg ) dan Panjang ( m )
b.Besaran Turunan : Besaran yang satuannya diturunkan dari satuan besaran pokok
Contoh :
Luas ( m2 ), Volume ( m3 ), Massa jenis ( Kg/m3 ), Kecepatan ( m/s ), Percepatan ( m/s2 ), Gaya ( N = kgm/s2 ), Energi ( J = Nm = Kgm2/s2 ), Daya ( Watt = J/s = Kgm2/s3 ), Tekanan ( N/m2 = Kg/ms2 ), Momentum ( Kgm/s ), Impuls ( Kgm/s ), Usaha (J)
2.Berdasar Arah
a.Besaran Skalar : Besaran yang hanya memiliki nilai saja
Contoh : Semua besaran pokok termasuk besaran skalar, Luas, Volume, Kelajuan, Perlajuan, Massa Jenis, Energi, Daya dsb
b.Besaran Vektor : Besaran yang memiliki nilai dan arah
Contoh : Perpindahan, Kecepatan, Percepatan, Gaya, Momentum dsb
II.Dimensi
Merupakan gambaran bagaimana besaran tersebut tersusun atas besaran-besaran pokok.
Fungsi dimensi : untuk menguji benar / setara tidaknya suatu persamaan ( Persamaan yang benar secara dimensi belum tentu benar secara fisis )
Dimensi dari besaran – besaran pokok :
Jumlah zat [ N ], Intensitas cahaya [ J ], Waktu [ T ], Kuat arus [ I ], Suhu [ θ ], Massa [ M ] dan Panjang [ L ]
Pembahasan
Kecepatan merupakan perubahan jarak terhadap waktu, dan memiliki satuan m/s, maka besaran pokoknya berasal dari
panjang (m)
dan
waktu (s)
Untuk satuan massa dalam sistem cgs, digunakan gram (g). Pengertian satu kilogram adalah massa dari sebuah kilogram standar yang terbuat dari platina iridium berwujud tabung yang disimpan di Sevres, Perancis. Pengertian massa satu kilogram yang lain adalah massa 1 liter air murni pada suhu 4°C.






0 comments:
Post a Comment